Animasi Kursor

monkey Cute Rocking Baby Monkey

Selasa, 12 Mei 2020

capek.

"dari ribuan orang yg ada di bumi ini, rasanya mustahil kalau tak ada yg mengalami hal yg sama di tiap kejadiannya." -me.
-
iya, 'capek.' kata yg paling sering ku ucapkan beberapa pekan ini.
bukan beberapa lagi, nampaknya 'capek' jadi kata yg terlontar 'tiap hari' nya dari mulutku.
tak jarang aku merasa yg paling capek, yg paling lelah. meski sedemikian berusaha untuk tidak merasakan.
rasa-rasanya saat ini dunia memang juga lelah, pun dengan orang-orang di dalamnya. dari sini aku menyadari, pada banyak hal yg sudah ada kenapa diri seringkali takpernah merasa cukup?
.
"ya, itu hal yg wajar." jawab seseorang padaku. ia berusaha menenangkan perkara aku yg mudah memikirkan sesuatu,
merasa yg paling capek, paling lelah, itu bukan hal yg harus disembunyikan. kadangkala diri hanya perlu merasa kalau ia tak sendiri. tak sendiri dalam arti, 'sedang bersama-sama menghadapi hiruk pikuknya masalah di dunia'.
dan rasanya, menjadi tempat berbagi untuk seseorang serta merta bisa membuatnya tersenyum membuatku amat senang. aku menjadi sedikit lebih bermanfaat, untuk hal kecil yg kadang banyak disepelekan. i wanna angry af.

lagi-lagi ini bukan tentang pasangan. karna rasanya memikirkan masalah sendiri saja sudah takcukup mampu. belum lagi masalah dia.
tapi kalau dipikir, bersama-sama menghadapi masalah tampak menjadi hal yg menyenangkan ya? hal yg sulit terasa begitu indah kalau dikerjakan bersama. ahaha pikirku melenceng.

back to the topic, dan lagi, dengan banyaknya hal baru yg harus dijalani saat-saat ini sudah terlampau cukup dan amat sering membuat ku enggan melewati fase ini semua.
rasa-rasanya im so fuckin' tired of this. belum lagi, setiap hari rasanya diri dituntut untuk 'jangan diam saja'. yaa, aku tau ini bukan hal yg salah. aku sangat amat tau ini memang tuntutan dunia. yg artinya, kalau diri engga mengikuti, ya itu urusan diri sendiri. tak ayal, lalu orang jadi terlibat juga.. tidaknya begitu. (sekali lagi, tolong temukan 'menurut' yg versi kamu, pasti rada sama kan dengan ku? jawab iyaaa, hehehe)
.
ketika aku memberikan sedikit jeda pada diri, bukankah dunia takboleh marah juga? ketika aku mendamaikan diri ku sendiri atas gejolak yg terus ingin dikeluarkan, di situ juga rasanya semesta bertindak. ia perlahan melemah, perlahan seakan menjadi teman untuk ku. ketika aku mencoba untuk menjauhkan kata 'capek, lelah' dari diri, rasanya dunia ini cukup baik.

ya, yg salah adalah diri ku sendiri. aku yg amat dan terlampau sering menyalahkan rasa 'capek', membuat 'nya' juga kesal terhadap diri ku. memang, sesuatu selalu hadir di diri kita sesuai dengan yg kita berikan pada orang lain. "apa yg kita tanam, itulah yg kita tuai." -begitu perumpamaannya dari dulu..
.
dan lagi, 'capek' seakan bilang pada ku, bahwa yg harus dilakukan ketika ia datang, adalah menjadi tenang. tak usik sana sini, sebab jika diri usik akan 'dirinya' maka ia tak segan membuat kita merasa yg paling lelah. dan baru aku sadar.
selama ini aku kurang mengerti tentang bagaimana semua 'kata' yg hadir, harusnya didamaikan dengan diri sendiri. hanya dengan itu ia menjadi lunak. menjadi baik katanya

kali ini, maapkan aku ya 'capek', maapkan aku 'lelah' aku terlalu sering peduli atas ego sendiri dan lupa bahwa ada 'diri lain' yg harus dimengerti juga.

-ditulis pagi ini, karna tampaknya aku sedang baik-baik saja. 
kalau ditulis siang nanti, takutnya aku sedang tidak baik-baik saja hingga takut 'kata-kataku' menyakiti orang lain. ahaha klise
.
okeyy "nanti kita bahas ya, tentang mood yg kadang jadi teman, tapi juga, kadang jadi musuh sendiri."
hehe, satu per satu, ya?
.
-kamu yg baca, jangan lupa senyum hari iniii..
ohiya, terimakasih juga yaa sudah mampir ke tulisan ku. aku senang rasanya. tapi, kalo kamu julid, aku jadi sedih..😔 
anyway, bahasa ku dalam tulisan ini sulit dimengerti ya? gapapa kann? anggap aja sedang berperan memahami kata per kata.
.
kita belajar sama-sama, belajar memahami 'kata-kata' yg juga ada di diri, tapi tak berani diucapkan. ke lawan jenis contohnya,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar